Indonesia merupakan negara agraris dengan berbagai sektor di bidang kekayaan alamnya yang melimpah. SDA dan SDM menjadi aspek penting untuk masyarakat. Sumberdaya alam yang melimpah dapat dimanfaatkan dengan baik, apabila Sumber Daya Manusia mampu mengumpulkan informasi dan teknologi yang dapat menunjang pengelolaan Sumberdaya alam yang ada. Pertambahan penduduk/ledakan penduduk  membuat kondisi tidak seimbang karena adanya upaya terus-menerus mengeruk hasil alam namun tidak adanya usaha untuk mempertahankannya. Sehingga, sering terjadi bencana alam yang sebetulnya diakibatkan oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertnggungjawab. Maka dari itu, peran mahasiswa sebagai penerus bangsa yang akan menentukan apakah kita ingin menjadi negara yang berkembang atau sebaliknya. Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Sektor ini merupakan sektor yang tidak mendapatkan perhatian secara serius dari pemerintah dalam pembangunan bangsa. Mulai dari proteksi, kredit hingga kebijakan lain tidak satu pun yang menguntungkan bagi sektor ini. Program-program pembangunan pertanian yang tidak terarah tujuannya bahkan semakin menjerumuskan sektor ini pada kehancuran. Meski demikian sektor ini merupakan sektor yang sangat banyak menampung luapan tenaga kerja dan sebagian besar penduduk kita tergantung padanya.

Awal tahun 2005 ditandai dengan semakin terbukanya ekonomi negara-negara di dunia dan semakin lancar dan efisiennya fasilitas transportasi dan informasi yang memperlancar hubungan antar negara mempercepat terwujudnya globalisasi, walaupun diawali dengan bencana gelombang tsunami di beberapa wilayah Asia dan Afrika yang merusakkan infratruktur di beberapa bagian negara yang mengalami bencana. Untuk mempercepat ali ran barang dan jasa antar negara tersebut berbagai perundiogan dan kesepakatan perdagangan menuju perdagangan bebas antara negara-negara di beberapa kawasan sudah dilakukan.

sumber : http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43794

Sejarah pertanian adalah bagian dari sejarah kebudayaan manusia. Pertanian muncul ketika suatu masyarakat mampu untuk menjaga ketersediaan pangan bagi dirinya sendiri. Pertanian memaksa suatu kelompok orang untuk menetap dan dengan demikian mendorong kemunculan peradaban. Terjadi perubahan dalam sistem kepercayaan, pengembangan alat-alat pendukung kehidupan, dan juga kesenian akibat diadopsinya teknologi pertanian. Kebudayaan masyarakat yang tergantung pada aspek pertanian diistilahkan sebagai kebudayaan agraris.
Negara agraris,yang sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Pertanian di Indonesia sangatlah beragam, dimulai dari pertanian palwija hingga pertanian rempah-rempah yang sangat mendunia. Sejak dulu memang negeri kita terkenal akan pertaniannya.
Sebagai bagian dari kebudayaan manusia, pertanian telah membawa revolusi yang besar dalam kehidupan manusia sebelum revolusi industri. Bahkan dapat dikatakan, revolusi pertanian adalah revolusi kebudayaan pertama yang dialami manusia. Agak sulit membuat suatu garis sejarah pertanian dunia, karena setiap bagian dunia memiliki perkembangan penguasaan teknologi pertanian yang berbeda-beda. Di beberapa bagian di Afrika atau Amerika masih dijumpai masyarakat yang semi-nomaden (setengah pengembara), yang telah mampu melakukan kegiatan peternakan atau bercocok tanam, namun tetap berpindah-pindah demi menjaga pasokan pangan. Sementara itu, di Amerika Utara Eropa traktor-traktor besar yang ditangani oleh satu orang telah mampu mendukung penyediaan pangan ratusan orang.

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

KPM
IPB Badge
Categories
Bookmarks